Setiap Orang Memiliki Kapasitas Dalam Hal Penerimaan Itu Berbeda-Beda

Setiap Orang Memiliki Kapasitas Dalam Hal Penerimaan Itu Berbeda-Beda

Setiap orang memiliki masalah-masalah yang berbeda-beda. Dan tingkat stres dari setiap masalah itu pun beragam. Ada yang masih mudah, ada yang sedang, ada yang luar biasa memusingkan. Tapi tetap semua itu kembali lagi pada setiap-setiap orang. Seberapa besar kapasitas mereka dalam menerima tekanan dan masalah. Ada yang sudah tahan banting. Sehingga mau sebesar apa pun masalah dia masih bisa bawa ketawa. Tapi ada juga yang hidupnya yang terlalu monoton, sehingga saat mendapatkan masalah sedikit, itu langsung goyah. Seperti langit mau runtuh.

Setiap Orang Memiliki Kapasitas Dalam Hal Penerimaan Itu Berbeda-Beda

Ya, pengalaman, jam terbang setiap orang berbeda. Dan itulah yang menentukan kapasitas setiap orangnya. Jadi, jangan menghakimi saat anda bertemu dengan orang yang sebentar-bentar mengeluh. Bentar-bentar kesal karena ada merasa dirinya sue sekali. Mungkin menjadi orang paling sial di dunia. Wajarkan saja. Mungkin pengalaman dia belum sejauh anda. Toh juga anda dulu sebelum sejauh ini, juga sempat mengalami itu. Di posisi dimana pertama kali mendapatkan cobaan.

Dan rasanya ini apa, kok rasanya berat sekali. Jadi jangan menyepelekan masalah setiap orang. Saat mereka stres akan suatu hal. Saat mereka stres akan suatu kejadian, atau apapun itu. Ya, kalau anda rasa itu persoalan yang terlalu receh untuk di kesalkan sampai segitunya. Ya diam aja. Simpan dalam hati. Tidak harus mengatakan atau menyindir dan membanding-bandingkan dengan masalah orang yang jauh lebih berat. Ya tentu tidak akan sama lah. Cukup sabar, dan berikan solusi.

Sebagai yang lebih berpengalaman harusnya lebih bijak dalam memberikan nasehat dan motivasi kepada yang masih baru akan menghadapi kerasnya dunia. Karena kita tidak tahu, sudah seberapa besar kapasitas setiap orang. Jadi, janganlah sampai menghakimi, atau membuat seseorang merasa lebih tertekan dengan ucapan anda. Pun kalau tidak bisa memberikan solusi atau jalan keluar, ya tidak usah membuatnya semakin drop. Atau semakin tidak percaya diri. Tapi berikan dia motivasi, nasehat, wejangan. Tapi kalau anda tetap tidak bisa, ya sudah. Sebaiknya diam. Itu akan jauh lebih baik.