Tidak Ada Yang Sempurna Dan Pada Akhirnya Kita Hanya Bisa Menerima

Tidak Ada Yang Sempurna Dan Pada Akhirnya Kita Hanya Bisa Menerima

Kita semua pasti memiliki teman. Dan teman-teman kita pasti memiliki beragam sifat. Memiliki beragam karakter. Ada yang cerewet, ada yang hobinya nge bully, ada yang suka latah, ada yang menyenangkan, yang kalau tidak ada dia tidak rame. Ada yang tukang sarcas, ada yang polos, ada yang jail, blak-blakan, ada yang agamis, ada yang suka nyanyi. Orang ngomong apa dilanjutin sama nyanyi. Ada juga yang nyebelin. Kalo ada dia orang suka males.

Tidak Ada Yang Sempurna Dan Pada Akhirnya Kita Hanya Bisa Menerima

Ada berbagai karakter teman kita. Dan kadang walaupun kita sudah tahu dia menyebalkan, kita tetap berteman dengan dia. Karena se menyebalkan seseorang pasti ada sisi baiknya. Ada perbuatan baiknya. Sehingga kebaikannya lah yang menahan anda untuk berteman dengannya. Karena anda tahu di balik menyebalkan dia, ada kok sisi baik, yang tidak banyak orang tahu. Dan mungkin ada beberapa hal yang menyebabkan dia menyebalkan. Mungkin itu caranya dia menutupi kelemahan atau kesedihannya.

Tapi kadang ada alasan dimana sebenarnya kita malas dengan sifat menyebalkannya, tapi ya mau gimana lagi, sudah terlanjur berteman. Jadi ya sudah lah. Tapi apapun alasan kalian tetap berteman dengan mereka, kalian sudah melakukan hal baik. Karena pada akhirnya kalian bisa menerima sifat menyebalkan mereka. Dan tidak mudah melakukan itu. Dan dengan itu bisa melatih anda untuk bisa menerima berbagai karakter orang. Menerima segala sifat buruk orang. karena di dunia ini tidak ada yang sempurna.

Sehingga kita tetap akan berdampingan dengan keburukan seseorang. Dan cara untuk bisa hidup berdampingan dengan sifat buruk itu, ya salah satunya dengan menerima sifat buruk itu. Sehingga anda bisa berdamai dengan diri anda. Karena jika anda tidak bisa menerima keburukan, maka anda akan merasa tersiksa setiap harinya. Dan hari-hari anda akan terasa berat. Dan anda bisa tidak memiliki semangat untuk beraktivitas. Tidak memiliki semangat untuk hidup. Jadi mulai lah menerima keburukan dan kebaikan seseorang. Mulai belajar terima dan syukuri.