Cinta Yang Benar Tidak Selamanya Harus Memiliki Dan Menyentuhnya

Cinta Yang Benar Tidak Selamanya Harus Memiliki Dan Menyentuhnya

Banyak orang yang mengatakan, jika mencintai seseorang, anda harus menerima lebih dan kurangnya. Jika anda hanya menerima lebihnya itu bukanlah cinta. Melainkan anda hanya mengaguminya. Dan jika anda hanya menerima lebihnya, hubungan tidak akan langgeng. Dan jika kita ingin diterima juga lebih dan kurang kita, ya kita juga harus menerima lebih dan kurang pasangan kita.

Cinta Yang Benar Tidak Selamanya Harus Memiliki Dan Menyentuhnya

Saat kita menjadi seseorang yang dewasa, semakin bertambah usia. Semakin mengenal banyak orang, semakin banyak yang kita lewati. Dan bertemu dengan banyak orang dan merasakan banyak sekali perasaan yang kita alami. Dari cinta monyet, cinta pada pandangan pertama. Cinta karena setiap hari bersama, atau bersama dari sejak kecil. Atau benci yang menjadi cinta. Ada banyak sekali jenis cinta. Tapi semakin dewasa kita semakin bijak dalam memandang perasaan cinta itu. Dan semakin dewasa dalam mengkotak-kotakkan cinta.

Anda semakin tahu, itu cinta yang tulus, atau hanya sekedar kagum. Karena saat kita kagum pada seseorang, kadang kita susah membedakan apakah itu hanya sekedar kagum atau benar-benar cinta yang tulus. Kadang saat kita terlalu mencintai seseorang, kita menjadi seseorang yang sangat egois. Sampai kita secara tidak langsung memaksakan pasangan kita menjadi seseorang yang kita inginkan. Anda perlahan mulai mengaturnya, mengontrol keinginannya dan mulai memaksakan harus memiliki hal favorite yang sama dengan anda.

Dan ini jelas bukan cinta. Berarti anda hanya menyukai saat dia memiliki sesuatu yang sama dengan anda. Dan itu hanya sekedar kagum bukan cinta. Dan kadang saat kita terlalu mencintai seseorang, kita terlalu takut kehilangannya. Sampai anda membatasi semua yang dia lakukan, membatasi aktivitasnya, membatasi siapa temannya, membatasi siapa saja yang dia temui. Bahkan membatasi tempat yang akan dia pergi. Ingat, dia adalah manusia seperti anda. Dia memiliki mimpi, dia memiliki tujuan, dia memiliki banyak orang di hidupnya, bahkan sebagian besar dia kenal jauh sebelum dia kenal anda. Jadi janganlah memanjakkan ego mu untuk menahan dia agar tidak akan pernah meninggalkan anda.